Cermin

Diposting oleh chikal on Minggu, 27 September 2009

CERMIN

Semakin mantap aku tancapkan diri di cermin
segala yang tampak nyata tak akan berubah
hingga sejuta bayangan pun pelan-pelan karam


Apakah arti puisiku ini dalam kemasan
sepiring mimpi, segelas ilusi jadi realisasi
di atas sebuah jamuan lesehan peradaban
tanpa menu makanan rohani utama yang lengkap
hanya khayal mengganjal omong kosong kehidupan kita
yang pada hakikatnya teramat sederhana saja

Cermin diri yang memasuki hati nurani
menjadi transparan buat lembaran pikiran
menyadari kenyataan kehidupan ini tak bisa dihindari

Pada akhirnya kuberi kesaksian kata-kata
yang harus dapat mengerti sebuah arti
bait demi bait puisi lantang kuteriakkan
betapa tajam menikam merobek cakrawala kehidupan
oh, malioboro menjadi kawah candradimuka jiwa
aku tetap tegar menentang sebuah kemapanan



4 komentar:

Neng Rara mengatakan...

assalamualaikum,
senang sekali bisa berkunjung kesini mas,
mhn maaf lahir dan batin.
puisi yang indah mas, sekeping huruf-hurufnya begitu bermakna.
tentang kehidupan kah maksudnya mas?
wassalam

chikal mengatakan...

wa'alaikumussalam
makasih ya neng...
ya tentang apa ya????

Cheexa mengatakan...

jadi inget lagunya maikel jeksen 'man in the mirror'... :(
salam kenal juga :p

M.RIDWAN MAHADI A.T mengatakan...

kesan yang terbenam
selalu terucapkan dari salam!
"assalamualaikum"

begitu jua aku,cerminku rengka
belahpecahnya meremuk dimuka
sisanya melukai jiwa yang menganga
diakhir beling-beling usia!!